Pages

Minggu, 17 Juni 2012

Perkembangan Teknologi Internet Tahun 2012

Sekilas Perkembngan Internet di Indonesia

NEWSLETTER
"See What the Internet can Do For You"
"Sekilas Perkembangan Internet di Indonesia"
oleh: Prayitno

Teknologi informasi telah membuka mata dunia akan sebuah dunia baru, interaksi baru, market place baru, dan sebuah jaringan bisnis dunia yang tanpa batas. Disadari betul bahwa perkembangan teknologi yang disebut internet, telah mengubah pola interaksi masyarakat, yaitu; interaksi bisnis, ekonomi, sosial, dan budaya. Internet telah memberikan kontribusi yang demikian besar bagi masyarakat, perusahaan / industri maupun pemerintah. Hadirnya Internet telah menunjang efektifitas dan efisiensi operasional perusahaan, terutama peranannya sebagai sarana komunikasi, publikasi, serta sarana untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh sebuah badan usaha dan bentuk badan usaha atau lembaga lainya.
Konsep B to B (Busines to Business), B to C (Business to Customer), telah banyak diterapkan oleh sebagian besar perusahaan di dunia. Bahkan terakhir akan merambah ke sektor Government, dengan konsep G to G (Government to Government), G to C (Governement to Customer), serta G to B (Government to Business). Tingkat pertumbuhan pengguna internet juga menunjukan angka yang sangat fantastik, bahkan internet telah menjadi bagian kebutuhan dalam sebuah rumah tangga. Fenomena ini menunjukan bahwa 5 sampai 10 tahun yang akan datang teknologi informasi akan menguasai sebagian besar pola kehidupan masyarakat, badan usaha maupun pemerintah.
Secara keseluruhan memang masih dapat dikatakan bahwa internet relatif baru dikenal oleh masyarakat Indonesia dan frekuensi pemakainyapun belum terlalu banyak. Namun perkembangan internet di Indonesia telah menunjukan perkembangan yang signifikan.
Tabel Peningkatan Jumlah
Pelanggan dan Pengguna Internet
TAHUNPELANGGANPENGGUNA
199631000110000
199775000384000
1998134000512000
19992560001000000
20007600001900000
200116800004200000
Sumber: APJII
Namun dibandung dengan negara-negara asia yang lebih maju, seperti Singapura, Taiwan dan hongkong, Indonesia masih ketinggalan jauh. Indikasi yang kuat adalah masih terbatasnya jumlah pelanggan internet yang baru berkisar 1.680.000 pelanggan sampai dengan tahun 2001 (APJII) atau tidak lebih 5 persen dari total jumlah rumah tangga di perkotaan. Dibandingkan dengan negara-negara Asia yang tersebut di atas, yang lebih matang pasar internetnya seperti Singapore yang telah memiliki pelanggan sebanyak 47,4 persen dari jumlah rumah tangga maka kondisi pasar internet di Indonesia masih ketinggalan jauh. Sedangkan sebagai pembanding yang lainnya adalah di Taiwan dan Hongkong yang masing-masing 40 persen dan 26,7 persen dari jumlah rumah tangga (Newsbyte, 2001). Contoh lainnya adalah di China yang berpenduduk lebih dari satu milyar telah memiliki tidak kurang dari 24 juta pemakai internet dengan tingkat penetrasi mencapai 7 persen terhadap penduduk di atas usia 5 tahun (Iamasia, 2001). Ditinjau dari gambaran statistik di atas maka tidak berlebihan jika dikatakan bahwa masyarakat pengguna internet di Indonesia masih baru taraf pengenalan atau masih merupakan pasar yang baru muncul (mulai).
Walaupun Indonesia masih dalam tahap awal perkembangan pasar internet, namun peningkatan jumlah pelanggan internet yang ada saat ini menunjukan bahwa peluang pasar internet di Indonesia cukup besar. Memang pada tahun 2001 terjadi kelesuan, namun itu bersifat sementara karena efek dari krisis global yang sedang di alami, disamping pengaruh tragedy penghancuran Gedung WTC sebagai simbul pusat perekonomian dunia. Efek dan pengarih global ini bisa dilihat dengan penurunan jumlah registran untuk domain id yang mencapai 17,9 % dari jumlah registran pada tahun 2000, yaitu dari angka 4264 registran turun menjadi 3501 registran. Namun penurunan permintaan domain id tersebut tidak serta merta berbanding lurus dengan pengingkatan jumlah pelanggan internet, karena justru pada tahun 2001 persentasi jumlah pelanggan internet menunjukan kenaikan angka yang sangat tinggi, yaitu 121%, dari 760000 pelanggan meningkat menjadi 1680000 pelanggan.
Perkembangan tersebut juga telah menumbuhkan peningkatan jumlah perusahaan penyedia jasa layanan internet / ISP (Internet Service Provider), yang pada akhir tahun 2001 ini telah mencapai 68 ISP. Hal ini menunjukan bahwa peluang pasar yang dilahirkan dari internet cukup besar. Pada tahun 2001 memang secara global terjadi penurunan khususnya di bisnis cyberspace ini, namun hal itu merupakan seleksi alam dimana ternyata justru peningkatan layanan customer semakin meningkat, dan menunjukan juga bahwa pemain bisnis yang tetap survive adalah para pemain yang serius akan model bisnis yang dikembangkannya (berita detik).
Namun disamping kondisi yang postitif di atas, pada pertengahan kwartal pertama tahun 2002, terjadi fenomena menarik, karena sebuah jaringn ISP terluas yaitu WasantaraNet telah menutup sebagian kantor cabangnya. Kemudian berikutnya, disusul ISP yang memiliki jaringan luas juga, yaitu MegaNet mengumumkan bahwa perusahaannya telah menutup semua kantor operasionalnya. Kondisi ini jelas kurang menguntungkan bagi perkembangan akses informasi oleh masyarakat.
Ada beberapa hal yang menyebabkan tidak beroperasinya kembali sebagian kantor cabang ISP tersebut, dianataranya, karena alasan cost perasionalnya yang terlalu tinggi, yang tidak bisa dipenuhi oleh pendapatanya. Namun pada perkembangan terakhir disebutkan bahwa alasan utamanya adalah karena persaingan tidak sehat yang dilakukan oleh TELKOM, dengan TelkomNet Instantnya.
Dari semua kondisi di atas, yang utama bagi user internet Indonesia adalah akses yang murah dan cepat, sehingga mereka bisa menikmati perkembangan teknologi informasi, terutama user internet di tingkat masyarakat daerah. Semua itu akan terwujud jika pengambil kebijkan di bidang ini bisa memiliki pandangan yang seimbang, baik dari segi user internet (masyarakta), maupun dari segi perusahaan penyedia jasa layanan internet dan teknologi informasi.

Dampak positif dan negatif akibat perkembangan teknologi internet

·                                 1. Dampak Positif dan Negatif Akibat Perkembangan Teknologi  Internet Internet mempunyai peran yang sangat penting bagi manusia. Tetapi selain dampak positif, ternyata Internet juga mempunyai banyak dampak negatif bagi kehidupan kita. Apa sajakah itu? Hal itulah yang akan kita bahas dalam presentasi ini. Semoga bisa bermanfaat
·                                 2. Dampak Positif Internet Seperti yang kita semua ketahui, internet mempunyai banyak dampak positif dalam kehidupan manusia. Langsung saja lihat slide selanjutnya dan kita bisa mengetahui dampak positif dari internet.
·                                 3. 1. Internet sebagai media komunikasi, kalau yang ini pasti teman – teman semua juga udah tau. Dengan adanya internet, kita bisa tetap berhubungan dengan orang - orang yang tidak bisa kita jumpai setiap hari. Sehingga kita bisa berkomunikasi dengan semua pengguna internet di seluruh dunia.
·                                 4. 2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat bertukar pikiran secara cepat dan murah. Jadi ga usah repot – repot ke luar negeri kalo mau nyoba bertukar pikiran dengan orang – orang disana. Cukup buka internet aja…
·                                 5. 3. Media untuk mencari informasi atau data, dengan perkembangan internet yang pesat, kini para pengguna dapat mencari informasi yang mereka perlukan secara mudah. Sehingga kita bisa menambah wawasan kita seluas mungkin.
·                                 6. 4. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan, internet juga memberi kita kemudahan dalam berbisnis secara online. Dengan ini, kita tidak perlu menuju ke tempat penjualan/penawaran. Kalau kita bisa memanfaatkan hal ini, kita bisa mendapat penghasilan sendiri sehingga kita bisa membeli barang yang kita inginkan. Minimal bisa buat beli pulsa lah.. hehehe
·                                 7. Dampak Negatif Internet Ada dampak positif, pasti juga ada dampak negatifnya. Banyak orang yang sudah terjebak oleh dampak negatif dari internet ini. Agar kita tidak terjerumus ke hal yang sama, berikut telah kami rangkum dampak – dampak negatif dari internet.
·                                 8. 1. Pornografi, anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi di internet, pornografi pun merajalela. Di dalam internet, terdapat gambar-gambar pornografi yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
·                                 9. 2. Violence and Gore, Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu. Hal ini bisa mendorong seseorang untuk melakukan hal yang dia lihat di situs tersebut
·                                 10. 3. Perjudian, dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Kita hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak pendukung untuk memunculkannya.
·                                 11. 4. Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face). Bahkan, terkadang walaupun sdang berkumpul dengan teman – temannya, pasti mereka selalu sibuk internetan dan tidak menghiraukan teman yang ada disampingnya.
·                                 12. 5. Cyber Crime, ternyata dengan semakin maraknya pengguna internet para penjahat pun mulai merambah ke dunia maya untuk memperluas kejahatannya. Kebanyakan melakukannya dengan cara penipuan atau carding. Karena itu, kita harus terus waspada karena internet juga tidak luput dari incaran para penjahat.
·                                 13. 6. Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut. Hal ini bisa mengganggu konsentrasi otak sehingga kita sulit untuk mengatur waktu antara bermain internet dengan belajar.

Beberapa Fakta Kemjuan Internet Indonesia 2012

Beberapa Fakta Kemjuan Internet Indonesia 2012

KAPAK Comunity - Beberapa Fakta Kemajuan Internet Indonesia 2012, Pada Awal bulan Desember 2011 yang lalu, Ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh sebuah agensi survei internasional tentang 
perkembangan teknologi di Indonesia, khususnya dalam hal media sosial, internet, dan perangkat mobile. Secara keseluruhan, laporan tersebut menghasilkan data yang Paseban tampilkan di bawah ini.

Penelitian ini juga memberikan rincian dari tiga kategori media sosial, internet, dan perangkat mobile, yang di mana terdapat beberapa fakta menarik dari perkembangan teknologi di Indonesia.

Fakta pertama, perkembangan teknologi di Indonesia menunjukkan pengguna internet di Indonesia sangat tinggi. Mengenai data statistik jumlah pengguna internet ini terdapat perbedaan antara data Internet World Statsa sebuah situs internasional yang memiliki fitur up to date tentang penggunaan internet, statistik penduduk, dan sata statistik mengenai penelitian internet dunia, yang mencakup lebih dari 233 negara ”yang sering menjadi acuan global dengan data lokal milik SalingSilang.com. Dimana perbedaan tersebut terpaut sangat jauh.

Apabila dilihat dari umur pengguna, laporan 
perkembangan teknologi di Indonesia ini menunjukkan lebih dari setengah pengguna internet Indonesia berumur di bawah 20 tahun. Apabila dipilah berdasarkan gender, laporan perkembangan teknologi di Indonesia ini menunjukkan pengguna internet di Indonesia kebanyakan Pria. 

Fakta kedua, perkembangan teknologi di Indonesia menunjukkan bahwa 61% dari total pengguna internet tersebut online melalui perangkat mobile. Dan apabila tidak melalui perangkat mobile, kebanyakan pengguna internet di Indonesia akan online melalui jaringan WiFi yang ada di Cafe.

Fakta ketiga, memang dari data perkembangan teknologi di Indonesia secara keseluruhan di atas menyebutkan bahwa pengguna internet hanya 17% dari total penduduk Indonesia. Namun internet adalah media yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia dibandingkan media radio atau surat kabar.
Fakta keempat, laporan perkembangan teknologi di Indonesia menyatakan bahwa pengguna internet Indonesia lebih memilih menggunakan media sosial sebagai media komunikasi dibandingkan media lainnya. Dan 89% pengguna internet di Indonesia akan selalu mengunjungi situs media sosial.
Tahukah Anda bahwa rata-rata tweet per hari dari pengguna Indonesia adalah 1.293.131. Hal ini berarti 15 tweet dikirimkan oleh pengguna internet Indonesia setiap satu detik.

Fakta kelima dari laporan perkembangan teknologi di Indonesia yang dilakukan oleh agensi survey internasional adalah cukup tingginya minat pengguna internet terhadap konten video di dunia maya. 51% dari seluruh pengguna internet Indonesia streaming atau downloadkonten video online per bulannya. Hasil ini bukanlah suatu yang mengejutkan apabila dilihat dari hit konten video lokal Indonesia di youtube.
Apakah Anda suka berbagi foto dan menampilkannya di internet? Dan ada beberapa orang yang menyebut Anda “narsis.” Well, don’t worry about that, karena fakta keenam dari laporan perkembangan teknologi di Indonesia menyatakan Anda bukanlah satu-satunya. Survey menyebutkan bahwa hampir semua, 90%, pengguna internet Indonesia memanfaatkan layanan situs sharing foto.

Fungsi blog saat ini mengalami telah berkembang menjadi banyak fungsi. Blog dulu umumnya hanya dimiliki oleh orang yang suka menulis dan ingin mempublish artikel hasil tulisannya untuk orang lain. Tetapi sekarang foto dan video bisa menjadi konten utama suatu blog. Fungsi juga berkembang menjadi semacam media sosial dimana para blogger saling berkumpul, sarana pendapatan dengan banyaknya pengiklan yang bersedia untuk memasang iklannya di blog berpengunjung tinggi, beberapa menggunakannya menjadi semacam diary online, hingga menjadi portofolio online.

Perkembangan blog inipun telah menyentuh tanah air, dimana fakta ketujuh dari perkembangan teknologi di Indonesia menyatakan bahwa terdapat lebih dari 5 juta blog milik pengguna internet di Negara kita.
Fakta kedelapan yang bisa diambil dari survey perkembangan teknologi di Indonesia ini adalah remaja adalah pengguna internet terbanyak, situs yang paling sering mereka kunjungi adalah media sosial, mereka menyukai media sosial ini sebagai sarana komunikasi dibandingkan media lainnya, dan mereka lebih suka mengunjunginya melalui ponsel.

Mungkin Anda semua telah mengetahui bahwa Indonesia telah lama menduduki posisi kedua sebagai pengguna media sosial terbesar di dunia. Dan sebuah Global Web Index Survey yang diadakan baru-baru ini menunjukkan bahwa pengguna internet Indonesia, bersama dengan Filipina, adalah “the most social people on earth.”

Sember  By kapak comunity

Perkembangan Teknologi Internet Sampai Dengan Saat Ini

Sejarah Internet :
Internet berawal dari diciptakannya teknologi jaringan komputer sekitar tahun 1960. Apa sebenarnya jaringan komputer itu ? Jaringan komputer adalah beberapa komputer terhubung satu sama lain dengan memakai kabel dalam satu lokasi, misalnya dalam satu kantor atau gedung. Jaringan komputer ini berfungsi agar pengguna komputer bisa bertukar informasi dan data dengan pengguna komputer lainnya.
Pada awal diciptakannya, jaringan komputer dimanfaatkan oleh angkatan bersenjata Amerika untuk mengembangkan senjata nuklir. Amerika khawatir jika negaranya diserang maka komunikasi menjadi lumpuh. Untuk itulah mereka mencoba komunikasi dan menukar informasi melalui jaringan komputer.
Setelah angkatan bersenjata Amerika, dunia pendidikan pun merasa sangat perlu mempelajari dan mengembangkan jaringan komputer. Salah satunya adalah Universitas of California at Los Angeles (UCLA). Akhirnya tahun 1970 internet banyak digunakan di unversitas-universitas di Amerika dan berkembang pesat sampai saat ini. Agar para pengguna komputer dengan merek dan tipe berlainan dapat saling berhubungan, maka para ahli membuat sebuah protokol (semacam bahasa) yang sama untuk dipakai di internet. Namanya TCP (Transmission Control Protocol, bahasa Indonesianya Protokol Pengendali Transmisi) dan IP (Internet Protocol).



Internet saat ini
\"\\"\\\\"\\\\"\\"\" Tahun 1989, Timothy Berners-Lee, ahli komputer dari Inggris menciptakan World Wide Web yaitu semacam program yang memungkinkan suara, gambar, film, musik ditampilkan dalam internet. Karena penemuan inilah internet menjadi lebih menarik tampilannya dan sangat bervariasi. Dahulu internet hanya dapat digunakan oleh kalangan tertentu dan dengan komponen tertentu saja. Tetapi saat ini orang yang berada dirumah pun bisa terhubung ke internet dengan menggunakan modem dan jaringan telepon. Selain itu, Internet banyak digunakan oleh perusahaan, lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan, lembaga militer di seluruh dunia untuk memberikan informasi kepada masyarakat.
Di samping manfaat-manfaat di atas, internet juga memiliki efek negatif dikarenakan terlalu bebasnya informasi yang ada di internet. Sehingga memungkinkan anak-anak melihat berbagai hal yang tidak pantas untuk dilihat ataupun dibaca.
Cara mengakses ke internet
Bila di rumah kita tidak mempunyai komputer yang terhubung dengan internet, kita bisa memanfaatkan warnet (warung internet) atau mungkin di laboratorium komputer sekolah yang sudah terhubung ke internet untuk mencari informasi. Untuk mencari informasi atau data kamu bisa klik/tekan shortcut/gambar \"\\"\\\\"\\\\"\\"\" jika kamu menggunakan browser Internet Explorer. Kemudian isi alamat situs yang dituju pada Address. Untuk mencari informasi secara cepat, gunakanlah situs pencari seperti : yahoo.comgoogle.come-smartschool.com atau yang lainnya. Setelah masuk ke situs pencari tersebut, masukkan keyword (kata kunci) yang dicari
Teknologi informasi telah membuka mata dunia akan sebuah dunia baru, interaksi baru, market place baru, dan sebuah jaringan bisnis dunia yang tanpa batas. Disadari betul bahwa perkembangan teknologi yang disebut internet, telah mengubah pola interaksi masyarakat, yaitu; interaksi bisnis, ekonomi, sosial, dan budaya. Internet telah memberikan kontribusi yang demikian besar bagi masyarakat, perusahaan / industri maupun pemerintah.
Hadirnya Internet telah menunjang efektifitas dan efisiensi operasional perusahaan, terutama peranannya sebagai sarana komunikasi, publikasi, serta sarana untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh sebuah badan usaha dan bentuk badan usaha atau lembaga lainya.
Konsep B to B (Busines to Business), B to C (Business to Customer), telah banyak diterapkan oleh sebagian besar perusahaan di dunia. Bahkan terakhir akan merambah ke sektor Government, dengan konsep G to G (Government to Government), G to C (Governement to Customer), serta G to B (Government to Business). Tingkat pertumbuhan pengguna internet juga menunjukan angka yang sangat fantastik, bahkan internet telah menjadi bagian kebutuhan dalam sebuah rumah tangga. Fenomena ini menunjukan bahwa 5 sampai 10 tahun yang akan datang teknologi informasi akan menguasai sebagian besar pola kehidupan masyarakat, badan usaha maupun pemerintah.
Secara keseluruhan memang masih dapat dikatakan bahwa internet relatif baru dikenal oleh masyarakat Indonesia dan frekuensi pemakainyapun belum terlalu banyak. Namun perkembangan internet di Indonesia telah menunjukan perkembangan yang signifikan.
Tabel Peningkatan Jumlah
Pelanggan dan Pengguna Internet
TAHUN
PELANGGAN
PENGGUNA
1996
31000
110000
1997
75000
384000
1998
134000
512000
1999
256000
1000000
2000
760000
1900000
2001
1680000
4200000
Sumber: APJII
Namun dibandung dengan negara-negara asia yang lebih maju, seperti Singapura, Taiwan dan hongkong, Indonesia masih ketinggalan jauh. Indikasi yang kuat adalah masih terbatasnya jumlah pelanggan internet yang baru berkisar 1.680.000 pelanggan sampai dengan tahun 2001 (APJII) atau tidak lebih 5 persen dari total jumlah rumah tangga di perkotaan. Dibandingkan dengan negara-negara Asia yang tersebut di atas, yang lebih matang pasar internetnya seperti Singapore yang telah memiliki pelanggan sebanyak 47,4 persen dari jumlah rumah tangga maka kondisi pasar internet di Indonesia masih ketinggalan jauh. Sedangkan sebagai pembanding yang lainnya adalah di Taiwan dan Hongkong yang masing-masing 40 persen dan 26,7 persen dari jumlah rumah tangga (Newsbyte, 2001). Contoh lainnya adalah di China yang berpenduduk lebih dari satu milyar telah memiliki tidak kurang dari 24 juta pemakai internet dengan tingkat penetrasi mencapai 7 persen terhadap penduduk di atas usia 5 tahun (Iamasia, 2001). Ditinjau dari gambaran statistik di atas maka tidak berlebihan jika dikatakan bahwa masyarakat pengguna internet di Indonesia masih baru taraf pengenalan atau masih merupakan pasar yang baru muncul (mulai).
Walaupun Indonesia masih dalam tahap awal perkembangan pasar internet, namun peningkatan jumlah pelanggan internet yang ada saat ini menunjukan bahwa peluang pasar internet di Indonesia cukup besar. Memang pada tahun 2001 terjadi kelesuan, namun itu bersifat sementara karena efek dari krisis global yang sedang di alami, disamping pengaruh tragedy penghancuran Gedung WTC sebagai simbul pusat perekonomian dunia. Efek dan pengarih global ini bisa dilihat dengan penurunan jumlah registran untuk domain id yang mencapai 17,9 % dari jumlah registran pada tahun 2000, yaitu dari angka 4264 registran turun menjadi 3501 registran. Namun penurunan permintaan domain id tersebut tidak serta merta berbanding lurus dengan pengingkatan jumlah pelanggan internet, karena justru pada tahun 2001 persentasi jumlah pelanggan internet menunjukan kenaikan angka yang sangat tinggi, yaitu 121%, dari 760000 pelanggan meningkat menjadi 1680000 pelanggan.
Perkembangan tersebut juga telah menumbuhkan peningkatan jumlah perusahaan penyedia jasa layanan internet / ISP (Internet Service Provider), yang pada akhir tahun 2001 ini telah mencapai 68 ISP. Hal ini menunjukan bahwa peluang pasar yang dilahirkan dari internet cukup besar. Pada tahun 2001 memang secara global terjadi penurunan khususnya di bisnis cyberspace ini, namun hal itu merupakan seleksi alam dimana ternyata justru peningkatan layanan customer semakin meningkat, dan menunjukan juga bahwa pemain bisnis yang tetap survive adalah para pemain yang serius akan model bisnis yang dikembangkannya (berita detik).
Namun disamping kondisi yang postitif di atas, pada pertengahan kwartal pertama tahun 2002, terjadi fenomena menarik, karena sebuah jaringn ISP terluas yaitu WasantaraNet telah menutup sebagian kantor cabangnya. Kemudian berikutnya, disusul ISP yang memiliki jaringan luas juga, yaitu MegaNet mengumumkan bahwa perusahaannya telah menutup semua kantor operasionalnya. Kondisi ini jelas kurang menguntungkan bagi perkembangan akses informasi oleh masyarakat.
Ada beberapa hal yang menyebabkan tidak beroperasinya kembali sebagian kantor cabang ISP tersebut, dianataranya, karena alasan cost perasionalnya yang terlalu tinggi, yang tidak bisa dipenuhi oleh pendapatanya. Namun pada perkembangan terakhir disebutkan bahwa alasan utamanya adalah karena persaingan tidak sehat yang dilakukan oleh TELKOM, dengan TelkomNet Instantnya.
Dari semua kondisi di atas, yang utama bagi user internet Indonesia adalah akses yang murah dan cepat, sehingga mereka bisa menikmati perkembangan teknologi informasi, terutama user internet di tingkat masyarakat daerah. Semua itu akan terwujud jika pengambil kebijkan di bidang ini bisa memiliki pandangan yang seimbang, baik dari segi user internet (masyarakat), maupun dari segi perusahaan penyedia jasa layanan internet dan teknologi informasi.

Download Link Disini

atau disini